Melakukan Pekerjaan Yang Disukai, Atau Menyukai Yang Sedang Dikerjakan ?

Memasuki dunia pekerjaan bak hidup dalam hukum rimba. Siapa kuat dia menjabat, siapa lemah pasti di bawah. 

Kekejaman dunia pekerjaan seperti itu sering terjadi di perusahaan-perusahaan yang memang mempunyai persaingan ketat antar pegawainya. Saling tikung demi naik jabatan, saling tuding demi keselamatan, saling culas demi menilap sepeser uang kertas itu semua sudah umum bahkan dianggap wajar. 

Salah satu fenomena inilah yang membuat orang-orang makin pandai dan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, sebab mereka tidak mau menjalani dunia pekerjaan dengan tipe seperti itu. Ada dua tipe pekerja saat ini, yakni bekerja untuk passion, dan bekerja karena melihat peluang pekerjaan. 

Keduanya tidak salah, keduanya sama-sama punya satu tujuan yakni untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan bahagia. Diantara keduanya, kamu termasuk golongan yang mana nih?. Simak beberapa ciri khas dari masing-masing golongan tersebut, lalu tentukan!

1. ORANG YANG BEKERJA UNTUK PASSION (Mengerjakan Yang Disukai)


•TOTAL
Passion adalah usaha dimana kamu merasakan kenyamanan saat melakukannya, dan secara otomatis kamu akan terpanggil untuk menjalankannya. Seseorang yang bekerja untuk passionnya akan melakukan apapun demi hasil yang memuaskan baginya. Ketotalan ini dibangun dengan keseriusan setiap kali melakukan pekerjaan. Orang-orang yang bekerja untuk passion sebelumnya pasti telah menempuh perjalanan yang panjang sampai akhirnya benar-benar yakin ada satu pekerjaan yang diyakini sebagai passionnya. Sebab passion tidak ditemukan sehari dua hari, sejam dua jam, tapi ditemukan dalam jangka waktu yang lama dan perlu melewati berbagai macam pekerjaan dengan jenis yang berbeda, barulah bisa disimpulkan mana pekerjaan yang merupakan passionnya.

• MENEMUKAN JATI DIRI
Perjalanan yang panjang pada seseorang akan menciptakan sebuah kreativitas, wawasan, pengalaman, kecerdasan, dan kemampuan untuk menentukan apakah mimpi yang sebenarnya ingin dicapai selama ini. Orang yang bekerja untuk passionnya pasti sudah menemukan jati diri dan kemantapan hati akan sebuah keinginan yang harus dijalani. Kamu udah mantep belum ?

• YAKIN
Orang yang bekerja untuk passionnya, akan sangat yakin dengan pilihannya tersebut. Yakin disini berarti siap menempuh resiko yang terjadi. Baik atau buruk, laku atau tidak, disukai atau dibenci, bahkan dicekal atau dikenal. Orang yang bekerja untuk passion tidak peduli dengan reaksi setelah sebuah hasil karya dilemparkan keranah publik. Baginya selama proses bekerja sudah mengerahkan kemampuan secara total dan hasilnya sudah dirasa maksimal, itu cukup membuatnya nyaman dan menciptakan kesenangan tersendiri.

• MOOD BOOSTER
Passion memiliki daya tarik yang menarik pelakunya untuk tergugah dan termotivasi melakukannya dengan baik dan terus menerus. Seseorang yang bekerja untuk passion akan memiliki mood booster bekerja yang amat kuat ketika membayangkan passionnya. seseorang yang demikian juga selalu ingin terus tumbuh melebihi apa yang bisa ia capai saat itu. Energi positif yang diciptakan seseorang yang bekerja dengan passion secara otomatis akan membuatnya berkembang menjadi manusia maju, baik dari segi pemikiran maupun perbuatan yang baik.

2. ORANG YANG BEKERJA KARENA PELUANG (Menyukai Yang Sedang Dikerjakan)


• SELERA PASAR ADALAH PATOKAN
Orang yang memilih bekerja karena melihat peluang yang bagus biasanya sangat bergantung dengan selera pasar yang sedang in saat itu. Baginya selera pasar adalah patokan dalam membuat hasil karya dan itu dilakukan dengan sebaik mungkin. Menyenangkan pasar merupakan tindakan yang menjadi tujuan dalam bekerja. Bahkan orang yang demikian seringkali mengesampingkan kepuasan akan hasil karyanya karena mungkin tidak sama dengan selera pasar.

• KRITIKAN ADALAH CAMBUK UNTUK PERUBAHAN
Orang yang bekerja karena memanfaatkan peluang biasanya sangat antusias menerima kritik dari publik. Baginya kritikan adalah cambukan untuk melakukan sebuah perubahan yang lebih baik. Seseorang yang mengkritik dinilai peduli akan pertumbuhan pekerjaan yang sedang digeluti, seseorang yang mengkritik dianggap sebagai wakil dari publik yang tengah menyampaikan seleranya untuk segera diikuti. Sekali lagi karena orang yang bekerja dengan melihat peluang harus bisa membaca situasi dan kondisi yang terjadi, dalam hal ini adalah masalah selera mayoritas publik.

• PENDAPATAN MENINGKAT ADALAH DAMBAAN
Orientasi bekerja seseorang yang melakukan pekerjaan berdasarkan peluang adalah omset atau pendapatan yang semakin meningkat. Semakin banyak orang yang tahu dan menyukai hasil karyanya kemungkinan besar omset atau pendapatan akan meningkat. Dapat dikatakan omset atau pendapatan yang tinggi serta penyuka yang banyak adalah sebuah ukuran kepuasan, dan mungkin juga adalah sebuah ukuran dari kesuksesan. Sekali lagi meskipun kadang apa yang dihasilkan jauh dari keinginan dan selera hati yang dimiliki.

Alangkah baik dan beruntungnya ketika seseorang bisa menggabungkan keduanya dengan selaras, serasi dan seimbang. Namun nampaknya tidak semudah itu untuk menjalankan. Apapun golongan kamu lakukan yang terbaik, karena tidak ada hasil yang tidak baik dari sesuatu yang dikerjakan dengan baik. Bertanggungjawab atas pilihan adalah sifat mutlak yang perlu dimiliki sebagai manusia sejati.

Komentar